Bukan lautan hanya kolam susu 
Kail dan jala cukup menghidupimu 
Tiada badai tiada topan kau temui 
Ikan dan udang slalu menghampirimu 
Orang bilang tanah kita tanah surga 
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman 

Itulah satu bait lagu yang dipopulerkan Koes Plus untuk mengingatkan kita bahwa tinggal di Indonesia bagaikan tinggal di surga. Namun sayangnya tidak banyak orang Indonesia menyadari hal itu. Tidak banyak orang Indonesia menyadari bahwa Indonesia adalah negeri yang sangat indah dan kaya. 

Indonesia baru adalah negeri yang menjadi surga bagi rakyatnya. Negeri yang rakyatnya tidak hanya menyadari bahwa negeri ini punya kekayaan alam yang berlimpah kemudian mengekploitasinya. Tapi Indonesia baru adalah negeri yang rakyatnya bisa memanfaatkan kekayaan alam dengan bijak. Juga mengingat bahwa kekayaan alam ini hanyalah titipan anak cucu yang harus dipelihara agar anak cucu kita nanti masih bisa menikmatinya. 

Indonesia baru bagiku adalah sebuah negeri yang rakyatnya selalu bisa mensyukuri apa yang telah dimilikinya. Rasa syukur itu bisa diwujudkan dengan kepedulian pada sesama, memelihara setiap jengkal tanah Indonesia dan menjaganya agar tidak diambil oleh bangsa lain. Juga bisa menggunakan sebijaksana dan sehemat mungkin segala sumber daya yang ada di negeri ini. 

Negeri yang Ramah Lingkungan 



Dengan jumlah pulau sebanyak 17.504 serta luas perairan yang mencapai 92 ribu km2, bisa dibayangkan berapa banyak kekayaan alam yang tersimpan di bumi Indonesia. Dengan panjang pantai mencapai 81 ribu km2 Indonesia merupakan negara yang memiliki pantai terpanjang di dunia. 

Indonesia baru seharusnya bisa menggarap potensi alam yang ada tanpa merusaknya. Potensi wisata pantai sangatlah besar untuk dijadikan sumber devisa. Begitu juga dengan kekayaan bawah lautnya. Selain keindahan terumbu karang, ikan-ikan dari laut Indonesia lebih dari cukup untuk membuat negeri ini kaya. Belum lagi potensi minyak dan gas bumi yang ada di laut maupun daratan Indonesia. Asalkan pemanfaatannnya bijaksana dengan tidak mengeksploitasi semaunya sendiri. 

Negeri yang Hemat



Sumber daya alam seperti minyak dan gas bumi tentu saja akan habis, karena ini merupakan sumber daya alam yang terbatas. Oleh karena itu pemakaiannya perlu dihemat. Berhemat di sini antara lain dengan menggunakan perlengkapan yang memakai sedikit energy namun bisa menghasilkan lebih banyak manfaat bagi manusia. 

Selain menghemat pemakaian energy bisa juga dengan menciptakan sumber energy baru. Bahan yang banyak tersedia di Indonesia sebagai sumber energy justru berasal dari limbah. Dengan pengolahan sederhana hingga rumit, berbagai jenis limbah bisa diolah menjadi biogas sebagai sumber energi. Seperti misalnya limbah organik dari sampah rumah tangga, limbah sagu, limbah tebu bahkan limbah yang berasal dari kotoran hewan 

Negeri yang Peduli pada Pemberdayaan Masyarakat 



Indonesia baru tentu saja diharapkan menjadi negeri yang peduli bukan hanya pada eksploitasi kekayaan alam saja. Lebih dari itu Indonesia baru juga diharapkan peduli pada pemberdayaan masyarakat. Di negeri yang bernama Indoensia baru nantinya tidak akan ada lagi penduduk miskin dan bodoh di pelosok-pelosok negeri. 

Di sebagian besar daerah eksploitasi sumber daya alam seperti minyak dan gas bumi atau hasil tambang lainnya, yang terjadi adalah masyarakat disekitarnya menggantungkan hidupnya pada kegiatan pertambangan. Namun bagaimana jika suatu saat hasil alam pada daerah eksploitasi itu habis. Tentu saja masyarakat di sana harus memikirkan sumber kehidupan yang lain. 

Memberikan pelatihan ketrampilan yang bisa memberdayakan masyarakat tentu saja bisa menjadi jalan keluarnya. Tentu saja pemberdayaan masyarakat ini juga harus bisa mengubah pola pikir masyarakat untuk selalu memelihara alam tempat mereka tinggal agar terjaga keseimbangannya. 

Negeri yang Tidak Egois, Memikirkan Masa Depan Generasi Penerusnya



Negeri yang disebut surga adalah negeri yang tidak hanya indah dan nyaman untuk ditinggali pada saat ini saja. Indonesia baru haruslah bisa menjaga agar negeri ini bisa menjadi surga yang indah dan nyaman bagi generasi penerusnya. 

Menjaga keseimbangan alam Indonesia adalah cara terbaik untuk menyelamatkan negeri ini. Mengenalkan bagaimana cara menjaga alam Indonesia sejak usia dini ada anak-anak adalah cara yang terbaik untuk tidak menjadi egois. Anak-anak Indonesia perlu tahu bagaimana setiap yang mereka gunakan itu dihasilkan. 

Mereka perlu tahu bagaimana proses dihasilkannya bensin bagi mobil yang selalu mengantar mereka ke sekolah. Juga proses dari sebatang kayu diolah menjadi kertas. Seperti pepatah bilang”tak kenal maka tak sayang”. Oleh karena itu kita perlu mengenal apa yang ada di negeri ini agar bisa menyayangi negeri ini dengan sepenuh hati. 

Pertamax Produk yang Mewakili Indonesia Baru 



Pertamax adalah sebuah produk yang mewakili Indonesia baru. Sejak diluncurkan pada tahun 1999 Pertamax telah menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan yaitu bebas timbal. Dengan teknologi ecosave pertamax bisa menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna pada mesin sehingga bisa mengurangi polutan berbahaya terutama gas beracun Carbon Moksida (CO) 

Pertamax juga telah memikirkan masa depan. Ini terlihat dari kandungan oktan yang tinggi sehingga Pertamax bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Tentu saja tenaga mesin yang menggunakan Pertamax akan maksimal dan mesin akan tahan lama. 

Pertamax adalah sebuah produk yang hemat. Walaupun harganya lebih mahal dari premium yaitu Rp 9.500/liter untuk pertmax dan Rp 6.500/liter untuk premium, namun dengan hasil yang maksimal bagi kerja mesin dan membuat mesin awet tentu saja selisih harga yang tidak begitu jauh ini justru lebih hemat. Coba bayangkan berapa biaya perawatan mesin yang harus dikeluarkan dibanding dengan selisih harga antara pertamax dan premium jika diakumulasi. Dengan bonus hasil kerja mesin yang lebih maksimal dan udara yang lebih bersih tentu saja akan memilih Pertamax. “Ono rego ono rupo (Ada harga ada kualitas)” kalau orang Jawa bilang.

Pertamax juga peduli pada pemberdayaan masyarakat. Subsidi BBM yang diberikan bagi pengguna premium bisa dialihkan bagi masyarakat yang lebih membutuhkan. Ini karena Pertamax tidak diberikan subsidi dari pemerintah. Dana subsidi tersebut bisa digunakan untuk pendidikan dan pelatihan yang nantinya bisa bermanfaat bagi meningkatnya kualitas hidup masyarakat Indonesia yang masih berada dalam kategori pra sejahtera.

Dukungan Pertamax untuk Negeri Surga Dunia



Untuk mendukung Indonesia baru sebagai surga dunia, maka yang bisa dilakukan oleh pertamina sebagai produsen Pertamax adalah : 

  1. Mendukung pengolahan limbah untuk menemukan sumber biogas baru yang lebih ramah lingkungan. 
  2. Mendukung kegiatan pendidikan sadar lingkungan bagi anak-anak sejak usia dini hingga remaja. Yaitu dengan mengenalkan sumber daya alam yang habis terpakai dan langkah-langkah menghemat energi. 
  3. Mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat terutama di sekitar daerah eksploitasi. Pemberdayaan ini bukan hanya membekali mereka dengan ketrampilan dan usaha untuk meningkatkan taraf hidup, tapi juga kesadaran menjaga keseimbangan alam. 
  4. Mendukung kegiatan pariwisata Indonesia dengan memberikan pengertian manfaat Pertamax bagi kelangsungan udara bersih di Indonesia yang juga akan bermafaat bagi kelangsungan masa depan wisata Indonesia. 
  5. Mendukung kampanye udara bersih bagi masyarakat perkotaan dengan memberikan pengertian pada masyarakat tentang keunggulan Pertamax. Sehingga kesadaran masyarakat menjadi tinggi untuk memakai Pertamax sebagai bahan bakar yang bebas timbal.


Tulisan ini diikutkan dalam @PertamaxIND #apaidemu  periode Agustus 2013 dengan tema Indonesia Baru bersama Pertamax