Menjadi dewasa ternyata bukan soal usia. Ada kalanya orang-orang tua masih berperilaku seperti anak-anak. Walaupun mereka menganggap dirinya telah dewasa. 

Ada kalanya seorang pejabat yang dihormati oleh rakyatnya hanya menjadi sosok dewasa ketika berada di tengah-tengah rakyatnya. Namun sejatinya ia justru menjadi anak kecil di tengah-tengah keluarganya. 

Ini karena ia tidak bisa mengerti apa artinya keluarga karena baginya rakyat lebih membutuhkan dirinya. Sehingga ia lupa bahwa zakat dan sedekahnya seharusnya untuk keluarga terdekatnya dahulu, bukan untuk orang lain yang siap menyanjungnya ketika menerima sedekah dan kebaikan hatinya. 

Sementara keluarga dekatnya justru tidak diperlakukan dengan baik dan menyisakan sakit hati yang mendalam. Hingga akhirnya menyisakan doa-doa keburukan baginya. 

Menjadi dewasa bukan soal usia. Menjadi dewasa adalah soal kepedulian pada keluarga, orang-orang terdekatnya dan juga dirinya secara proporsional tanpa menyakiti perasaan ketiganya.