Entah apa ini baik atau buruk, tapi saat ini yang namanya virus "NARSIS" sudah menyebar luas menginveksi hampir sebagian besar manusia di dunia. Memang tidak bisa dipungkiri kemudahan yang diberikan oleh peralatan canggih bernama Gadget itu telah membuat virus yang satu ini menyebar dengan cepat. 

Ada orang-orang yang merasa dirinya sudah sangat hebat, hanya karena banyak yang memujinya. Padahal sesungguhnya yang tidak terlihat itu justru lebih hebat dari yang terlihat. Perasaan hebat ini juga yang akhirnya membuat orang-orang menjadi malas untuk belajar lagi. Dengan ilmu yang hanya sedikit sekali itu ia sudah merasa sangat pintar. 

Penyakit narsis ini ternyata mampu membuat mata batin manusia menjadi buta. Bahkan virus narsis ini bisa menyerang hati setiap manusia hingga perasaannya tidak lagi berfungsi. Orang-orang yang terjangkit penyakit narsis ini bisa seenaknya memanfaatkan orang lain demi untuk mencapai puncak tertinggi dari ketenaran dirinya. Tidak peduli apakah orang lain itu dirugikan atau tidak. 

Orang yang terjangkit virus narsis ini ibarat buah yang masih muda dipetik di pohon. Walaupun ia diperam beberapa saat lamanya tetap saja rasanya akan asam dan membuat kecewa orang yang memakannya. Mereka mendapatkan kesuksesan secara instan karena mem "blow up" diri dengan kenarsisannya. 

Beda halnya dengan orang-orang yang mencapai kesuksesan dnegan belajar. Mereka memang seringkali tidak terlihat, tapi ibarat buah, mereka ini termasuk ke dalam golongan matang di pohon. Jadi ketika dimakan rasanya benar-benar manis dan memuaskan orang yang memakannya.