Jangan pernah memikirkan uang ketika melakukan sesuatu. Bahkan ketika kita bekerja untuk menghidupi keluarga kita sekalipun. Apapun yang kita lakukan sudah seharusnya diniatkan untuk Tuhan karena hanya Tuhanlah yang akan membayar kita. Perkara lewat siapa jalannya kita dibayar itu terserah pada Tuhan. Maka bersyukurlah orang-orang yang telah diberi kesempatan dari Tuhan untuk menjadi jalan pembayaran bagi orang lain. 

Sayangnya ada banyak orang yang kemudian menjadi sangat sombong. Ia merasa seolah dirinyalah yang paling berkuasa dan bisa seenaknya memperlakukan orang yang rejekinya dilewatkan pada orang tersebut. Sungguh kasihan orang-orang yang seperti ini karena dia tidak menyadari bahwa Tuhan bisa mencabut kesempatannya menjadi jalan rejeki orang lain kapanpun juga. 

Lebih kasihan lagi dengan orang-orang yang hanya melakukan sesuatu jika sudah mengetahui berapa rupiah ia akan dibayar. Orang tersebut sepertinya tidak menyadari bahwa rejeki itu datangnya dari Tuhan dan hanya dilewatkan pembayarannya pada orang yang ia anggap sebagai atasan atau bos atau appaun itu. Sehingga ia rela menuruti apa saja perintah atasannya itu bahkan hingga melupakan perintah Tuhannya yaitu “BERSYUKUR”. 

Sesungguhnya jika kita melakukan sesuatu karena Tuhan, dan kita yakin bahwa Tuhan akan membayar apapun yang kita lakukan dengan harga yang pantas karena Tuhan itu Maha Kaya, maka kita pun akan menjadi KAYA. Jadi jangan pernah hitung-hitungan pada Tuhan dengan LUPA BERSYUKUR, karena Tuhan tidak pernah menghitung apapun yang diberikannya pada kita.