Jangan percaya sama judulnya ya. Walaupun aku punya 1001 cerita tentang pulsa tapi tentu saja tidak semuanya akan aku ceritakan di sini. Karena itu akan sangat panjang walaupun ceritanya berbeda-beda. 

Pulsa itu sudah jadi kebutuhan pokok buatku. Ibaratnya pulsa itu adalah nasi. Jadi kalau HP gak ada pulsanya itu ibarat aku gak punya nasi dan akan kelaparan. Buatku pulsa gak cuma untuk nelpon saja. Tapi pulsa juga untuk kebutuhan internet di modem juga. Kalau untuk kebutuhan nelpon dan SMS jangan ditanya lagi. Dalam sehari aku bisa nelpon selama berjam-jam. Begitu juga dengan SMS, ini karena aku orangnya gak mau ribet dengan segala produk sosial media yang memancing untuk mengobrol hingga akhirnya pekerjaannku terbengkalai. 

Supaya bisa mendapatkan pulsa murah untuk nelpon dan SMS maka aku pun pernah dulu mencoba-coba beberapa provider. Ada provider yang kelihatannya murah tapi dalam memberikan gratisan pulsa sepertinya gak ikhlas. Setiap kali nelpon sekian menit mati. Jadinya gak seru banget kan kalau pas lagi enak-enaknya ngomong terus terputus. 

Ada lagi nih provider yang memberikan bonus pulsa dan harganya murah, tapi sinyalnya gak bagus. Jadinya kalau pas nelpon harus pasang kuping baik-baik dan volume headset harus diperbesar. Hadewwww kalau begini caranya walaupun ngirit pulsa tapi pasti tekor buat ke dokter THT nantinya. 

Akhirnya aku lebih memilih provider yang harganya agak mahal sedikit tapi dengan sinyal yang bagus. Untuk itu aku harus pintar-pintar menyiasati bonus pulsa yang diberikan oleh si provider ini. Dan begitulah dalam sehari aku hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp 3.000 (tiga ribu rupiah) saja untuk menelpon selama beberapa jam. 

Untuk kebutuhan internet di HP aku tidak begitu banyak. Karena aku lebih suka membuka internet dari laptop. Tentu saja untuk ini aku perlu modem. Untuk paket data di modem ini juga aku beberapa kali gonta ganti kartu. Nyari pulsa untuk data internet yang murah tapi dengan kuota data yang banyak ternyata gak ada. Memang semua itu ada harganya. Untuk pulsa data dengan kecepatan yang baik maka harganya juga lumayan tinggi. 

Ada banyak cerita juga ketika membeli pulsa. Biasanya aku memang membeli pulsa seadanya uang saja. Di mana membelinya pun juga tidak menentu. Kadang beli pulsa elektrik di kios sebelah rumah , kadang di ATM, kadang juga pake e-banking. Karena pembelian yang gak menentu inilah beberapa kali aku pernah gak sadar kalau pulsanya habis. 

Pernah suatu pagi aku harus membalas SMS ke seseorang yang belum begitu dekat denganku. Setelah SMS terkirim ada SMS pemberitahuan bahwa SMS yang aku kirim ini dalam status pending, jika si penerima mau membayar biaya SMS ku maka SMS ini baru benar-benar terkirim. Tentu saja aku terkejut. Selama ini aku pikir kalau pulsa habis maka SMS tidak akan terkirim. 

Ternyata provider yang aku pakai ini memiliki kebijakan baru. SMS yang dikirim ke sesama provider akan tetap bisa terkiirm jika si penerima mau membayar biaya SMS. Waduhhh. Betapa malunya aku saat itu. Buru-buru aku lari ke kios di depan rumah. Karena masih pagi tentu saja kios itu belum buka. Mau ke ATM jaraknya lumayan jauh, dan saat itu aku belum mandi. Akhirnya aku buka laptop dan masuk ke e-banking. Tapi sepertinya jaringan e-banking sedang offline dan tidak bisa mengirim M-token sebagai syarat transaksi. 

Lengkap sudah penderitaanku pagi itu. Walaupun sudah banyak pedagang pulsa elektik di Jakarta, toh nyatanya aku masih saja bisa kesulitan mendapatkan pulsa elektrik Jakarta apalagi pulsa murah Jakarta. Aku ingin secepatnya minta maaf pada si penerima SMS. Walaupun cuma Rp 200 tapi ini adalah hal memalukan. Dalam hati aku berjanji, besok-besok lagi kalau mau kiirm SMS atau nelpon harus mengecek pulsa dulu. Ini karena provider yang aku pakai juga bisa mengirimkan missed call pada di penerima jika kita menelpon pada saat pulsa limit. 

Bahkan sekarang aku jadi berpikir, kenapa aku gak jualan pulsa elektrik saja ya. Bukankah ada banyak saudaraku dan teman-temanku juga. Pasti mereka juga sering mengalami kesulitan pulsa seperti diriku. Jadi setidaknya selain mendapatkan untung aku juga bisa membantu orang lain di saat-saat kepepet.