Aku itu orangnya simple. Kalau bisa mudah ngapain juga memilih yang sulit. Begitu juga soal berbelanja. Aku lebih suka belanja langsung dan bayar cash. Ada uang beli barang kalau gak ada uang ya sudah. 

Tapi sekarang tinggal di Jakarta membuat aku malas keluar rumah untuk sekedar berbelanja. Kemacetan jadi alasan utamanya. Sudah capek di jalan akhirnya mood berbelanja jadi hilang. 

Apalagi sekarang banyak kok toko online yang menawarkan belanja mudah. Cara pembayarannya juga mudah. Bisa pakai e-money, debet card ataupun kartu kredit. Hanya saja sekarang ini kriminalitas sudah semakin canggih. Dengan belanja online resiko kartu kredit disalahgunakan oleh pencuri semakin besar. Lihat saja banyaknya kasus cyber crime yang berhubungan dengan kartu kredit. 

Belum lagi resiko lapar mata kalau belanja online itu. Yang namanya perempuan itu kan lihat ini pengen, lihat itu pengen. Jadilah budget belanja pun jebol karena terlupakan. Jadi ada gak ya alat pembayaran yang aman dari ciber cryme sekaligus bisa mengontrol belanja kita sesuai dengan budget yang sudah ditetapkan sebelumnya. Jawabannya adalah BNI Debit Online. 

Yuk kenalan dengan BNI Debit Online 

Jadi yang namanya BNI Debit Online itu adalah alat pembayaran yang mudah, cepat dan aman untuk transaksi belanja di toko online. Transaksi dilakukan dengan menggunakan Virtual Card Number (VCN) sebagai pengganti nomor asli BNI Kartu Debit yang ada logo MAster CArd nya. Jadi sumber dana untuk belanja akan diambil dari rekening tabungan ataupun giro perorangan. 



Rekening yang dimaksud itu adalah : 
  • BNI Taplus
  • BNI Taplus Bisnis
  • BNI Taplus Muda
  • BNI Emerald Saving
  • BNI Giro Perorangan
Berarti gak boleh dong ya pakai rekening perusahaan? Ya jelas gak boleh dong. Namanya juga belanja buat pribadi masa pake rekening perusahaan. Korupsi itu namanya. Tapi kalau belanja untuk perusahaan sah-sah saja kalau pake rekening perusahaan. Sebagai catatan, walaupun itu rekening pribadi tetap saja kita harus mengendalikan pengeluaran sebijaksana mungkin. Benar kan? 

Sekarang Giliran Berkenalan dengan VCN



Jadi VCN itu adalah singkatan dari Virtual Card Number. Ini adalah nomor kartu virtual yang terdiri dari 16 angka. VCN ini masa berlakunya hanya 1 jam saja dan hanya dapat digunakan 1 kali transaksi saja untuk setiap permintaan VCN. 

VCN ini dapat diperoleh melalui SMS dari sistem BNI ke nomor Handphone nasabah pemegang BNI kartu debit. Tentu saja hanya berlaku bagi nasabah yang sudah melakukan regristrasi dan aktivasi fitur BNI SMS Banking. Jadi kalau yang belum regristrasi SMS Banking silahkan regristrasi dulu ya. Dan bagi yang belum memiliki Kartu Debit BNI seperti saya ya harus buka rekening dulu ya. 



Walaupun sekarang baru bisa menggunakan SMS banking, tapi kedepannya request VCN ini akan bisa dilakukan melalui e-channel BNI lainnya seperti misalnya BNI Internet Banking maupun BNI Mobile. Jadi vitur VCN ini ada dengan beberapa keuntungan diantaranya : 
  1. Nasabah bisa aman bertraksaksi tanpa cemas pada cyber fraud karena nomor kartu asli terjaga kerahasiaannya. Ini karena yang diberikan pada saat bertransaksi adalah nomor VCN. 
  2. Nomor VCN ini hanya berlaku 1 kali pemakaian saja sehingga mengurangi resiko penipuan.
  3. Pada setiap nomor VCN nasabah bisa menentukan batas maksimal uang yang bisa dibelanjakan. Jadi budget belanja tetap bisa terkendali dan gak bikin tabungan jebol. 

Jadi bagaimana caranya Berbelanja dengan BNI Debit Online?

Untuk berbelanja dengan BNI Debit Online caranya sangat mudah :

  1. Miliki rekening tabungan BNI dan BNI Debet Card
  2. Regristrasi dan aktifkan BNI SMS Banking
  3. Kirim SMS request BNI Debit Online 
  4. Request VCN Nominal + kiirm ke 3346
  5. Masukkan Pin BNI SMS Banking 
  6. Masukkan 16 digit Viryual Card Number di situs belanja
  7. Masukkan CVC2
  8. MAsukkan Valid Thru
  9. Transaksi belanja online selesai 

Untuk Lebih jelasnya bisa dilihat pada video berikut ini : 




Harapan Saya dengan BNI Debit Online 

  1. Ditambah lagi upaya memperkenalkan kemudahan belanja Online bagi masyarakat.
  2. Semoga diadakan edukasi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa agar masyarakat Indoensia nantinya terbiasa dengan sistem belanja online sehingga bisa mengurangi pemakaian uang kertas.