Kalau dulu kemana-mana aku selalu membawa laptop. Soalnya selalu saja ada cara meeting dadakan atau mendadak pengeng nulis. Tapi beratnya itu lho yang gak nahan. Apalagi sekarang, kalau disuruh bawa laptop mikir 100 kali dulu. Bukan hanya soal beratnya, tapi kok gak efektif banget ya kalau kemana-mana harus mencari "colokan" supaya laptop ini tetap bisa difungsikan ketika batere sudah mulai drop.

Tapi sekarang sudah banyak gadget yang bisa menggantika fungsi laptop. Hanya saja layarnya yang kecil gak sesuai banget sama jariku yang besar ini. Jadilah sekarang mulai mencari-cari perlengkapan "perang" yang bisa menggantikan fungsi laptop tapi ringan dibawa dan bisa sesuai sama jari-jariku yang besar-besar ini. Salah satu pilihannya jatuh pada notebook ASUS.

Baru-baru ini ASUS memang kembali meluncurkan produk terbaru yaitu Transformer T100HA. Produk ini hadir pertama kali di Indonesia pada tahun 2013. Transformer T100 ini terbukti telah mampu mendongkrak reputasi ASUS sebagai pemain utama di industri perangkat komputer 2-in-1.

ASUS Transformer yang terbaru ini hadir lebih lengkap dibanding dengan sebelumnya. Kali ini dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 Home. Designnya lebih tipis dengan warna-warna yang cerah. Dari segi berat juga lebih ringan. Yang lebih penting lagi ASUS Transformer T100HA ini dilengkapi dengan batere yang mampu bertahan hingga 12 jam penggunaan. Jadi gak perlu repot cari colokan lagi kan.

ASUS Transformer T100HA ini merupakan kombinasi anatara notebook 10.1 inchi ultra portable dan ringan serta tablet super tipis. Jadi gak perlu khawatir lagi sama masalah jari-jari yang besar. Dijamin masih tetap bisa mengetik cepat tanpa banyak typo karena huruf yang kesenggol jari. Soal daya tahan juga gak perlu khawatir lagi soalnya engsel yang digunakan kuat dan berbasis magnetik sehingga gak akan cepat ruasak ketika bolak-balik dipisahkan kemudian disambung lagi antara layar dan keyboard.

Jadi design terbaru ASUS Transformer T100HA ini memungkinkan tablet memposisikan diri dengan pas saat akan disambungkan dengan mobile docking dan berubah fungsi menjadi notebook. Dukungan Windows 10 Continuum akan membuat antar muka sistem operasi Windows 10 akan melakukan konfigurasi secara otomatis agar transmisi dari laptop ke tablet atau sebaliknya dapat berjalan dengan mulus.

Sejumlah pembaruan besar juga telah dihadirkan ASUS pada Transformer T100HA. Selain kehadiran Windows 10 dengan Cortana, beberapa update lain yang dihadirkan di antaranya adalah penggunaan prosesor quad-core Intel Atom x5 quad-core 64-bit yang bertenaga, serta dukungan USB 3.1 Type C. 

Sebagai gambaran, prosesor Intel Atom x5 Z8500 menawarkan performa 2 kali lebih baik dari sisi grafis dibanding sebelumnya. Demikian pula kinerja komputasi lainnya secara umum, misalnya saat bekerja, menjelajah internet, ataupun menikmati konten multimedia. Dukungan RAM hingga 4GB juga memberikan kenyamanan lebih pada pengguna. 

Sebagai sebuah tablet Windows 10, Transfomer T100HA juga kini 20 persen lebih tipis. Ketebalannya hanya 8,45 millimeter dan bobotnya juga sudah dipangkas. Kini hanya 580 gram. Tentunya faktor dimensi dan bobot ini menjadi sangat menarik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat mobilitas tinggi yang bertenaga, 

Sebagai sebuah laptop, keyboard detachable milik Transformer T100HA juga didesain secara ergonomis agar menghadirkan kenyamanan lebih saat bekerja. Dengan jarak tekan 1,5 milimieter, tombol-tombol pada keyboard dioptimalkan untuk digunakan dalam jangka waktu lama. Touchpad-nya yang responsif juga memiliki ukuran yang sangat lebar di kelasnya. 

ASUS Transformer T100HA ditujukan bagi pengguna lifestyle yang memiliki mobilitas tinggi. Untuk itu, selain dimensi dan bobot yang cocok untuk segmen pengguna tersebut, produk ini juga hadir dalam empat pilihan warna yang cerah yakni Tin Grey, Silk White, Aqua Blue dan Rouge Pink sehingga pengguna bisa memilih versi yang paling lebih sesuai dengan gaya mereka. 

Dengan desain yang dioptimalkan agar penggunaan energinya lebih efisien, Transfomer T100HA menawarkan masa aktif baterai hingga 12 jam non stop, tergantung aplikasi yang dijalankan oleh pengguna. Masa aktif yang bisa mencapai 12 jam ini sangat sempurna untuk pengguna masa kini yang banyak bepergian dan aktivitas di luar rumah,

Yang menarik,proses pengisian ulang baterainya juga sudah dimodifikasi. Dengan teknologi eksklusif ASUS BoostMaster, pengisian ulang baterai Transformer T100HA juga sangat cepat. Dengan melakukan charging selama 15 menit, maka pengguna akan dapat mengisi baterai hingga kapasitas yang cukup untuk digunakan hingga 90 menit,

Tak hanya sampai di situ, Transfomer Book T100HA juga menawarkan fleksibilitas lebih. Ia bisa diisi ulang menggunakan daya dari power bank lewat port micro USB yang tersedia. Jadi, jika masa aktif 12 jam tidak cukup, dan pengguna masih terjebak di perjalanan, mereka tetap bisa bekerja atau menikmati hiburan pada notebooknya menggunakan daya yang dipasok dari powerbank,

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat Main Spec dari ASUS Transformer T100HA berikut ini : 

ASUS adalah Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik di dunia. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari notebook, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone. 

Dimotivasi oleh inovasi dan berkomitmen pada kualitas, ASUS berhasil memenangkan 4.326 penghargaan di 2014. Saat ini ASUS memiliki lebih dari 16.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.200 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) yang berkelas dunia. ASUS sangat fokus untuk menyediakan produk yang berkualitas, dengan desain yang menarik.  

Di Indonesia, hingga pertengahan kuartal keempat 2015, GfK melaporkan bahwa di bisnis Notebook di Indonesia, ASUS terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan tetap menempati posisi pertama yang kuat dengan market share sebesar 35,2 persen. Di industri smartphone, pada kuartal kedua 2015, ASUS meraih posisi sebagai TOP 2 brand di Indonesia dengan 15 persen pasar. Hanya dalam waktu beberapa bulan saja, penjualan ASUS sudah separuh Samsung.