Kemaren pada hari Selasa tanggal 1 Maret 2016 berkesempatan datang ke undangan Talk Show Panduan orang tua dalam memilih alur pendidikan yang tepat. Acara ini diselenggarakan oleh Sampoerna Foundation di L'Avenue Jln Raya Pasar Minggu 16 Jakarta Selatan. Lokasi ini merupakan gedung baru, dimana di sini ada sekolah Sampoerna mulai dari TK hingga Universitas.

Di awal acara mbak Sisca yang menjadi MC sekaligus moderator membuka acara dengan games. Jadi pada saat regristrasi semua peserta diberi kertas berwarna merah dan biru. Di dalam games ini, kertas merah harus ditunjukkan untuk mewakili pendapat yang salah. Sedangkan kertas biru ditunjukkan jika kita menjawab benar. Sebuah games sederhana yang menarik.

Mbak Sica memberikan fakta tentang pendidikan yang harus dijawab benar atau salah oleh peserta . Beberpa fakta itu diantaranya adalah :
  1. Pada tahun 2030 Indonesia akan menduduki peringkat ke-7 perekonomian terbesar di dunia
  2. Sistem pendidikan Indonesia  di atas sistem pendidikan Vietnam
  3. Orang tua memilih sekolah anaknya berdasarkan jarak yang dekat dengan rumah. 
Sebuah pengantar yang baik, karena mengajak peserta aktif akan lebih baik untuk memahami apa yang disampaikan dalam talkshow. Setelah selesai membacakan semua fakta mbak Sisca memberikan jawabannya. Jadi McKinsey Global Institut memprediksi bahwa pada tahun 2030 nanti Indonesia akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-7 di dunia melampaui Jerman dan Inggris. Ini karena Indonesia memiliki 113 juta generasi muda, dan prediksi itu hanya bisa terwujud jika semua generasi muda itu memiliki ketrampilan dan kemampuan yang didapat dari pendidikan berkualitas. Tapi kenyataannya bahwa sistem pendidikan Indonesia itu ada di bawah Vietnam. Ironis ya, padahal Vietnam dulu kan pernah belajar dari Indonesia waktu baru-baru saja merdeka.


Dalam Talk show ini hadir mbak Ratih Ibrahiim, psikolog ternama di Indonesia juga Dr Marshall E. Schott seorang pakar pendidikan dari Amerika Serikat. Mbak Ratih mengulas tentang peran orang tua dalam membantu memilih pendidikan yang tepat bagi anak. Jadi kalau menurut mbak Ratih, mau sekolah di mana itu adalah pilihan anak berdasarkan dari minat dan bakat si anak, karena yang akan menjalani adalah si anak. Tugas orang tua hanya memberikan pertimbangan agar diperoleh pilihan yang tepat. Sudah tidak jamannya lagi anak-anak sekolah di jurusan yang diinginkan orang tua. 

Memilih sekolah juga bukan berdasarkan jaraknya yang dekat. Tapi lebih pada kualitas pendidikannya. Orang tua harus bisa mengidentifikasi minat dan bakat anak sejak kecil. Sebisa mungkin ajak anak mengeksplore berbagai hal, misalnya dengan mengunjungi museum atau tempat-tempat yang bisa memancing minat si anak. 

Jangan heran jika minat anak akan berganti-ganti sejak kecil hingga dewasa, itu adalah hal yang wajar. Yang penting anak bisa bersekolah sesuai dengan cita-cita utamanya dan sesuai sama minat dan bakatnya. Bisa saja kan pada saat kecil anak ingin menjadi seorang pilot kemudian setelah besar ingin menjadi pengacara padahal dia minat di bidang kuliner. Jadi si anak bisa bersekolah di jurusan hukum dan menjalankan minat masaknya sebagai hobi. 

Oh ya Mbak Ratih juga bilang kalau yang namanya sekolah itu pintar di bidang science saja tidak cukup. Tapi anak juga harus punya social skill, kemampuan bahasa, kemampuan cognitive serta kemampuan memecahkan masalah (problem solving). 

Dr. Marshaal E.Scoot menerangkan tentang Sampoerna School System. Di mana kurikulum serta metode pembelajaran yang diimplementasikan di Sampoerna Schools System, melalui Sistem Amerika untuk memenuhi kebutuhan anak usia 3 hingga 18 tahun. 

Pada kesempatan ini, Bu Nenny Soemawinata selaku Chief Executive Officer Putera Sampoerna Foundation menegaskan tentang pentingnya pendidikan berkualitas. Berdasarkan pengalamannya sendiri yang mengenyam pendidikan di luar negeri dan kembali ke Indonesia serta bekerja di Indonesia, maka beliau sangat mudah mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan dan sangat cepat meniti karirnya. 

Selama ini untuk mendapatkan pendidikan berkualitas orang tua harus menyekolahkan anak-anak mereka ke luar negeri. Tentu saja biaya yang dikeluarkan juga sangat mahal karena bukan hanya biaya sekolah tapi juga biaya hidup. Jadi Sampoerna Schools  ini sangat membantu orang tua dalam memilih sekolah bagi anaknya dengan kualitas luar negeri dantapi budget dalam negeri. 


foto : 

  • Putera Sampoerna Foundation 
  • Koleksi Pribadi