Dulu awal awal sekali menjadi single mom itu rasanya dunia sudah hancur. Tinggal di negeri antah berantah yang semua isinya hal hal yang menyebalkan. Tidak mudah bukan menjalankan peran ganda sebagai ibu yang harus mengasuh dua anak anak balita waktu itu sekalihus menjadi ayah yang mencari nafkah bagi keluarga.

Bukan sekedar mencari uang untuk makan, tapi juga mencari uang untuk membiayai kehidupan kami yang sudah terlanjur tidak murah karena prestige waktu itu. Apapun yang terjadi gengsi terap harus dijaga. Nama baik keluarga tetap harus dijunjung tinggi.

Pengen nangis rasanya waktu itu. Bukan saja karena lelah dengan beban kerja yang berat tapi juga keuangan yang sangat minim. Sementara biaya sekolah kedua balita ini tidaklah murah. Belum lagi biaya lain lain seperti piknik bersama, arisan sekolah, sumbangan pernikahan dll.

Seandainya saja dulu aku punya banyak tabungan mungkin kejadiannya tidak akan seperti ini. Waktu itu aku hanya bisa mengeluh dan mengeluh. Hingga akhirnya ada seorang teman yang berbaik hati menjadi pendengar yang baik.

Tumpah semua keluh kesah selama ini. Apa salahku sampai aku harus menjadi single mom di masa muda? Kenapa dari dulu aku tidak memperaiapkan maaa depanku dengan baik? Apa yang salah denganku sehingga semua kejadian buruk menimpaku?

Semua pertanyaan bodoh yang merupakan keluhan tak berguna itu didengarkan oleh temanku. Hingga akhirnya dia menjawab dengan kalimat yang membuatku terlonjak.

"Sudah, dinikmati saja. Buat perasaanmu bahagia, maka kebahagiaan akan datang dengan sendirinya padamu."

"What??? " kataku dalam hati, " dinikmati? Apa yang harus aku nikmati? Semua nasib buruk ini? Tidak ada yang nikmat. Sama sekali tidak ada"

Mungkin temanku tahu apa yang aku katakan dalam hati hingga akhirnya dia berkata lagi,"tidak ada satupun manusia yang tidak mendapat kesulitan, karena inilah dunia, tidak ada yang sempurna. Kalau mau sempurna adanya di surga sana.

Hanya saja masing masing manusia akan merasakan keaulitan yang menimpa mereka sesuai dengan rasanya masing masing. Jika kamu merasakan kesulitan itu sebagai makanan yang nikmat maka itu akan menjadi doa dalam kehidupanmu. Maka perlahan lahan kehidupanmu pun akan dipenuhi dengan kenikmatan."

Awalnya aku menggerutu. Mudah baginya berkata demikian karena toh dia punya kehidupan yang nyaman sekarang. Ti nyatanya dugaanku salah. Temanku kemudian menceritakan kehidupannya dulu yang jauh lebih malang dariku. Suami dan anaknya meninggal dalam sebuah kecelakaan kereta dan dia harus berjuang selama 12 tahun untuk kembali bisa berjalan dengan sempurna dan menjalani operasi kaki beberapa kali.

Aku merenung lama. Selama beberapa hari aku mengu!pulkan banyak hal yang bisa aku syukuri. Aku punya dua anak yang baik dan pintar, aku punya ibu, ayah dan adik adik juga. Aku juga masih punya ilmu yang lumayan banyak yang bisa aku bagi kepada orang lain. Aku punya pekerjaan yang bagus yang bisa menjadi sumber kehidupan bagi keluargaku. Selain itu aku juga mensyukuri atas keaehatanku dan keluargaku.

Ah, begitu banyak hal yang bisa membuatku bahagia ternyata. Hanya saja selama itu aku hanya bisa mengeluh dan mengeluh hingga tanpa sadar aku membuat doa buruk bagi diriku. Sejak saat itu aku mulai menikmati apapun yang terjadi dalam hidupku.

Setiap manusi mempunyai tingkatan kehidupan dan kesulitan yang berbeda beda. Jadi tidak ada salahnya memang kalau kita mempersiapkan kehidupan sejak awal. Terutama mempersiapkan keuangan keluarga. Seperti yang dilakukan oleh Sinarmas MSIG Life ( SMILE) dengan program SMILE in aja yang ingin membuat semua orang bahagia.

Ada beberapa produk Sinarmas SMIG Life yang disesuaikan dengan tahapan kehidupan :
1. Untuk Para Lajang
Ini dikhususkan bagi para lajang yang berusia 22-30 tahun. Produk yang tersedia mulai dari tabungan dan investasi, perlindungan diri , kesehatan dan kecelakaan bahkan meninggal.

2. Untuk Keluarga Yang Baru Menikah
Hal pertama kali yang dilakukan setelah menikah adalah menata kehidupan. Bagaimana menabung dan berinvestasi juga menjaga agar tetap sehat. Semua yang dibutuhkan itu tersedia di SMiLE sehingga menjamin keluarga baru ini akan selalu teraenyum bahagia menyongsong kehidupan baru mereka.

3. Untuk Keluarga Yang sudah Menikah dan Memiliki Bayi
Bagi keluarga yang baru memiliki bayi, tentu seluruh kebahagiaan berasal dari si kecil yang menggemaskan itu. Semua yang kita miliki rasanya hanya ingin kdiberikan untuk si baby. Tapi si baby juga perlu dana untuk perlindungan kesehatannya. Si baby juga perlu tabungan bagi kehidupannya kelak. SMILE juga ada untyuk membantu agar kebahagiaan anda dan si baby terus berlanjut.

4. Untuk keluarga yang sudah Menikah dan mempunyai anak
Merencanakan masa depan si kecil dan memberikan jaminan masa depan yang terbaik adalah kewajiban orang tua. Untuk itulah SMiLE menyediakan produk mulai dari tabungan dan investasi hingga perlindungan kesehatan dan diri bagi si kecil.

5 Untuk yang menghadapi mas menjelang pensiun
Menjelang pensiun bisa jadi ada banyak rencana yang masih harus dipersiapkan agar bisa menikmati hari tua dengan bahagia. Mungkin ada yang ingin traveling ketika pensiun nanti atau buka usaha baru. Nah disaat menjelang penaiun ini SMILE juga menyiapkan produk yang tepat dan sesuai kebutuhan.

7. Untuk yang Menikmati Masa Pensiun
Masa pensiun adalah masa menikmati kehidupan dari hasil kerja keras aelama muda. Hanya saja penyakit seringkali datang tanpa diduga. Jafi SMILE menyediakan produk yang bisa membaut anda tetap tenang menikmati masa pensiun. 

Untuk informasi lebih banyak tentang produk SMILE bisa dilihat di :
Website :  www.sinarmasmsiglife.co.id
Facebook sinarmasmsig 
Twitter sinarmasmsig :
Instagram sinarmasmsiglife :
Youtube :user/SMiLe140485