Anyang-anyangan mitos dan fakta

Yang namanya anyang-anyangan itu sudah tidak asing lagi buat aku. Sejak kecil sudah sering mendengar kata ini dan juga beberapa kali merasakannya. Memang tidak sering dan semoga memang jangan sering.

Karena yang namanya anyang-anyangan itu rasanya gak enak banget. Serba salah pokoknya. Entahlah seperti ada yang tanggung dalam hidup seharian. Bolak balik ke toilet cuma karena rasa pengen buang air kecil. Tapi toh nyatanya setelah sampai di toilet yang keluar hanya sedikit, padahal rasanya di dalam sini masih ada yang pengen keluar lagi dan lagi.

Entahlah sudah berapa kali aku anyang-anyangan, gak pernah ngitung juga. Tapi terakhir kali anyang-anyangan mungkin sudah lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Yang jelas, bagaimana rasanya anyang-anyangan tidak akan pernah terlupakan.

Dulu waktu aku masih kecil ada beberapa anggapan tentang anyang-anyangan yang seringkali dilontarkan oleh!eh eyangku. Saking seringnya aku masih ingat banyak  anggapan soal anyang-anyangan itu. Ada yang cuma mitos tapi ada juga yang memang fakta.

1. Anyang-anyangan itu adalah kutukan karena kita buang air kecil sembarangan di dekat kuburan atau tempat angker lainnya. 

Tentu saja ini mitos. Maklumlah kalau orang Jawa itu, apalagi eyang eyang jaman dahulu yang masih memegang teguh pada tradisi, semuanya selalu dikaitkan dengan hal hal mistis dan sebagainya.
Faktanya adalah :
Anyang-anyangan merupakan salah satu gejala awal infeksi saluran kemih. Penyebab utama dari infeksi saluran kemih ini 80% karena adanya bakteri E.coli yang menempel pada dinding saluran kemih atau saluran kencing.
Penyebab lain anyang-anyangan adalah :
  • Toilet yang tidak bersih
  • Sering menahan buang air kecil
  • Arah proses pembasuhan setelah BAB tidak benar
  • Air untuk membasuh tidak bersih
Jadi buat wanita kebersihan Miss V juga perlu dijaga untuk mencegah adanya bakteri E.coli. Nah untuk menjaga kebersihan MIss V bisa baca di sini 

2. Kalau anyang-anyangan banyak-banyak minum air putih biasa aja. Itu pasti karena minumnya air panas dicampur dengan air dingin atau air es. 

Yang ini sebagian fakta dan sebagian lagi mitos.
Faktanya adalah kalau anyang-anyangan memang kita harus banyak-banyak minum air putih. Hal ini memang bisa membantu tapi tidak dijamin akan menyelesaikan masalah karena air putih saja tidak mampu mencegah anyang-anyangan akan datang lagi.
 
Tapi kalau yang namanya anyang-anyangan itu karena minum air panas dicampur air es jelas ini mitos. Buktinya berkali kali aku minum es kopi tapi gak anyang-anyangan juga kok. Padahal kan untuk membuat es kopi itu kita harus menyeduh kopi hitam dengan air mendidih. Karena kalau gak pakai air mendidih gimana bisa gula dan bubuk kopinya larut dengan sempurna? Yang ada nanti malah bubuk kopinya mengambang di atas gelas. Setelah itu baru deh ditambahkan es batu. Jumlah es batunya juga harus banyak kan supaya kopinya jadi dingin.

3.Anyang anyang-anyangan itu hanya terjadi pada anak-anak​.

Entahlah mungkin dulu eyangku hanya menakuti aku atau gimana aku gak tahu. Yang jelas memang saat itu aku tidak pernah mendengar ibuku atau tanteku bahkan eyangku sendiri mengeluh karena anyang-anyangan. 

Yang jelas ini adalah mitos. Karena faktanya adalah siapa pun bisa terkena resiko anyang-anyangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tidak peduli laki laki ataupun wanita. Bahkan ibu hamil memiliki resiko anyang-anyangan yang tinggi. Ini ku buktikan ketika dulu hamil kedua anak anakku.

4. Untuk mengobati anyang-anyangan buat pusar menjadi hangat

Jadi saat itu yang sering aku lakukan adalah memasukkan air hangat ke dalam botol kecil kemudian menjadikannya​ kompres di pusar. Kadang kalau malas eyangku mengoleskan balsem disekitar pusar.
Lama sekali anyang-anyangan itu hilang sampai akhirnya aku tertidur dan keesokan harinya anyang-anyangan itu baru menghilang.

Jadi sebenarnya ini adalah mitos. Faktanya adalah untuk mengobati anyang-anyangan alias mencegah infeksi saluran kemih kita memerlukan buah cranberry yang kaya akan Proantocyanidin  (PAC) yang mampu mencegah penempelan bakteri E.coli pada dinding saluran kemih. 

Anyang-anyangan Mitos dan Fakta

Jadi PAC yang ada dalam buah cranberry ini akan mencegah bakteri E.coli menempel pada dinding sel epitel saluran kemih dan membuangnya bersama air kencing. Kita memerlukan konsumsi 2 gelas @150 ml jus cranberry setiap hari selama kurang lebih 10 untuk mendapatkan hasil maksimal dan mencegah anyang-anyangan datang kembali.

Sayangnya di Indonesia ini sulit menemukan buah cranberry dalam jumlah banyak. Buah yang diperoleh dari tanaman perdu ini rasanya agak asam dan kalau pun misalnya ada maka kita harus membelinya dengan harga yang lumayan mahal. Jadi sangat tidak praktis karena untuk dikonsumsi kita perlu membuatnya​menjadi jus terlebih dahulu.

Nah sekarang ada nih uri-cran yang merupakan ekstrak dari buah cranberry. Jadi kita gak perlu repot-repot mencari dan bisa membeli dengan harga yang terjangkau. Ada dua jenis uri-cran yaitu Prive Uri-cran yang memiliki komposisi 250 mg ekstrak cranberry. Tersedia dalam bentuk kapsul dengan dosis 1-2 kapsul/hari. Dikemas dalam box yang berisi 30 kapsul/box.

Ada juga Prive Uri-cran plus dengan komposisi yang lebih lengkap yaitu: 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg Vitamin C, 0,1 mg  Bifidobacterium bifidum. Tersedia dalam bentuk bubuk dalam sachet. Dosis yang dianjurkan adalah 1-2 sachet/hari. Dijual dalam box yang isinya 15 sachet/box.
Cranberry bisa didapat dengan mudah di banyak apotik seperti Kimia Farma, Guardian, Century dan apotik lainnya. 

Anyang-anyangan Mitos dan Fakta